Percepat Verifikasi BERANI Cerdas, Gubernur Tegaskan Dana Sudah Siap Transfer
Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses penyaluran bantuan program BERANI Cerdas (Bantuan Pendidikan Rakyat Inovatif dan Cerdas). Dalam pernyataannya pada Kamis pagi (26/6/2025), gubernur menyampaikan bahwa dana bantuan sudah siap ditransfer dan tinggal menunggu proses verifikasi akhir agar penyaluran tepat sasaran.
Program BERANI Cerdas untuk Dukung Pendidikan Anak Daerah
BERANI Cerdas merupakan program strategis pemerintah provinsi untuk membantu pelajar dari keluarga prasejahtera dalam memenuhi kebutuhan pendidikan, mulai dari seragam, buku, hingga biaya transportasi sekolah. Program ini dirancang untuk menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
“Dana sudah tersedia, tinggal proses administrasi verifikasi yang harus dipercepat. Saya minta jajaran terkait benar-benar bekerja maksimal agar tidak ada anak yang berhak menerima bantuan ini sampai terlambat mendapatkannya,” tegas gubernur.
Verifikasi Harus Tepat dan Cepat
Gubernur menekankan bahwa proses verifikasi dilakukan secara teliti untuk memastikan bantuan diberikan hanya kepada pelajar yang memenuhi kriteria. Namun, ia juga meminta agar tidak ada birokrasi yang memperlambat, mengingat dana sudah tersedia dan siap salur.

Baca juga: Gubernur Sulteng Pimpin RUPS PT Pembangunan Sulteng, Siapkan Penataan Manajemen Baru
“Saya tidak ingin ada alasan dana belum cair karena verifikasi lambat. Data harus segera diselesaikan, karena ini menyangkut masa depan anak-anak kita,” tambahnya.
Dukungan dari Dinas dan Instansi Terkait
Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial provinsi bersama pihak sekolah diminta berkoordinasi intens dalam proses validasi data penerima. Gubernur juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran dan transparan.
Harapan Gubernur
Gubernur berharap program BERANI Cerdas dapat menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pendidikan. Ia juga mengingatkan bahwa pendidikan adalah investasi penting bagi masa depan daerah.
“Kita ingin seluruh anak-anak di daerah ini punya kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tanpa terhambat masalah biaya,” pungkasnya.





