Luwuk – Polisi Sebut Korban Tewas di All Swalayan Banggai Akibat Tusukan Senjata Tajam. Polisi mulai menguak fakta dari kasus pencurian dengan kekerasan di All Swalayan Jl Tuna, Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat (5/12/2025).
Anggota Polres Banggai telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Mess Karyawan. Kapolres Banggai, AKBP Putu Hendra Binangkari mengatakan berdasarkan keterangan saksi,Jumat (5/12/2025) sekira jam 05.20 Wita, terdengar kegaduhan. Saksi kemudian membangunkan suaminya dan bersama mengecek. Suami-istri ini mendapat salah satu korban berlari bersimbah darah meminta pertolongan, satunya lagi tergeletak di tempat tidur. “Warga sekitar kemudian langsung mengamankan pelaku dalam kondisi telanjang tanpa busana,” terang Kapolres.
Korban teridentifikasi bernama Andriani (25), warga Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep). Andriani meninggal dunia akibat luka tusukan senjata tajam (sajam). Selanjutnya, korban Aulia (22) warga Desa Sayambongin Kecamatan Nambo, Banggai luka sabetan sajam. Pelakunya pria inisial WP (46) seorang tukang bangunan warga BTN Regency Bukit Mambual, Luwuk Selatan. “Dugaan awal motif kejadian ini adalah pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan luka berat,” katanya.
Baca Juga : Aturan Titip Kelas BPJS. Jika Kelas Penuh, Pasien Bisa Sementara di Kelas Lebih Tinggi Selama 3 Hari

Kapolres mengungkapkan, pelaku belum dapat memberikan keterangan karena dalam perawatan medis akibat luka amukan massa. Menurut informasi yang dihimpun, dua pelaku diduga mencoba masuk ke dalam swalayan tersebut dengan asumsi kondisi toko sedang kosong. Namun, mereka panik setelah mengetahui bahwa ternyata ada dua karyawan yakni Andrian dan Dita yang masih berada di dalam. Dalam kepanikan itu, salah satu pelaku yang membawa senjata tajam melakukan penganiayaan terhadap kedua pegawai. Satu korban bernama Andriani dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius yang dideritanya.
Korban lainnya Dita berhasil menyelamatkan diri meski dalam kondisi bersimbah darah. Warga yang menemukan korban kemudian membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat. Hingga kini korban masih menjalani perawatan intensif.Sementara itu, salah satu pelaku yang belum teridentifikasi berhasil ditangkap warga di sekitar lokasi dan sempat menjadi bulan-bulanan sebelum diamankan. Satu pelaku lainnya kabur dan kini masih dalam pengejaran pihak berwajib. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tragis tersebut.





